Pages

Showing posts with label University of Kent. Show all posts
Showing posts with label University of Kent. Show all posts

Friday, October 12, 2012

tugas kuliah menyerbu

dua minggu pertama kuliah berjalan lancar. "so far so good" begitu yang biasa aku jawab setiap kali ada yang nanya pendapatku tentang perkuliahan yang berjalan. baru setelah minggu ketiga terlewati, semuanya menjadi not so good anymore sejak satu persatu dosen mulai memberikan assignment atau tugas, oh No! rasanya aku belum siap dengan tugas atau pr atau apapun itu. aku hanya ingin menikmati pemaparan dan penjelasan dosen tanpa harus mengerjakan tugas. yeah kalau orang kuliah tapi ga mau ngerjain tugas itu namanya apa ya?? yang namanya sekolah ya pasti ada pr-lah. hmm....*narik nafas panjang....* baeklah. masak udah jauh2 ke Inggris tapi masih takut dengan tugas kuliah.., blusukan di hutan sumatera nyari harimau aja kagak takut.., ehmm sebenarnya aku takut lho tiap kali ke lapangan. tapi masak iya aku bilang ke timku kalau aku takut., bisa runtuh dong image perempuan pemberani yang aku punya., hahahah. lagipula timku itu orang-orangnya usil, suka godain suka ngerjain. kalau tahu aku penakut, makin habislah aku dikerjain dan ditakut2in sama mereka. kalau kata bang Fendy, "kalau takut, makin ditakut2in biar rasa takutnya hilang dan jadi berani" ;-)

tugas atau assignment dari mata kuliah research methods for natural science adalah mengkritisi sebuah paper yang dimuat di jurnal. judul papernya adalah Rewildling Abandoned Landscape in Europe by Navarro and Pereira. essay yang diminta sih gak sampai ribuan kata, cukup 700 kata termasuk sitasi. yang masalah bukan berapa katanya, tapi aku ini belum pernah mengkritisi paper dari jurnal! mengkritis tulisan sendiri aja jarang banget apalagi ini tulisan orang, dalam bhs Inggris dan dimuat di jurnal pula! hah. pertama kali paper 13 halaman itu aku baca, ga bisa langsung rampung soalnya aku musti bolak-balik liat kamus saking banyaknya kata yang aku ga ngerti. dan tiap paragraf aku baca 2-3 kali supaya betul-betul ngerti. belum sampai setengah bagian aku baca paper itu, aku langsung tepar, hahaha. untungnya pada dua pertemuan berikutnya sang dosen ngasih tahu kalau kita tidak harus membahas keseluruhan bagian namun cukup pilih satu bagian yg ingin kita bahas/kritisi. ahh aku jadi sedikit lega, nah dengan begini jadi lebih mudah untuk betul-betul mempelajari bagian tertentu yang menarik perhatian tanpa harus merasa khawatir terhadap bagian lain. nyari referensi pun juga lebih mudah karena udah tahu fokusnya. tadinya aku mau bahas bagian policy, tapi karena minim pengalaman di bidang itu dan bingung nyari referensinya dan belum tentu juga aku langsung ngerti, makanya aku mengurungkan niat dan lebih memilih untuk membahas bagian human-wildlife conflict, topik yang sudah aku kenal sejak 4 tahun kemarin berpetulang di Sumatera. 

sedangkan tugas dari mata kuliah social science perspective on conservation adalah extended bibliogrpahy. setiap orang wajib memiliki pertanyaan, bisa apa aja, kemudian pertanyaan itu dicek oleh dosen. kalau sudah ok baru lanjut, kalau belum, ya didampingi oleh dosen sampe nemu pertanyaan yang pas. dari pertanyaan itu, kita kemudian musti mencari sendiri jawabannya dari 10 referensi berupa tulisan di jurnal dan buku. bisa kebayang yah dari satu tugas aja, beban membacanya udah setumpuk. tanpa pikir panjang, aku mengajukan pertanyaan ini, "what changes in human behavior could help reduce human-tiger conflict?"

tugas berikutnya adalah dari mata kuliah research methods for social science. salah satu kata kunci dari social science adalah mempelajari manusia. oleh karena itu, tugas yang diberikan adalah mewancarai 10 orang menggunakan metode semi-structured interview. temanya bisa apa aja, terserah, asalkan berbau lingkungan. emm.. aku lantas berpikir, aku ga terlalu bagus berhadapan dengan orang., piye iki jal??? kalau ada pilihan ngobrol dengan orang atau pasang camera trap di hutan, aku pasti milih ke hutan masang camera trap., hahah... di situasi seperti ini minjam kata2nya Chuvika ah, teman satu programku, "Oh God, have mercy!" 


Monday, October 8, 2012

English afternoon tea

spesial event untuk international students masih berlanjut hingga di minggu pertama bulan oktober., how sweet! karena pesertanya banyak jadi dibagi 2 sesi; ada yang morning coffee dan sisanya di afternoon tea. karena malas ke kampus pagi dan berhubung bus agak susah kalau hari minggu, maka aku pilih yang sore, jadi bisa jalan dari rumah. karena terlalu semangat, semangat dapat cemilan gratis, haha, aku kecepetan nyampe kampus, masih setengah jam sebelum acara. kalau kata orang sulsel "sumanga' dudu bela.." =D

pada dasarnya acara ini memperkenalkan satu divisi di Uni Kent yaitu Unit for the Enhancement of Learning and Teaching (UELT) yang khusus membantu staff dan mahasiswa, terutama mahasiswa internasional, dalam proses belajar. UELT menyediakan banyak workshop sepanjang tahun yang bisa diikuti oleh mahasiswa. workshopnya mencakup study skills seperti essay writing, avoiding plagiarism maupun Englih skills seperti Grammar and Proof reading. asiknya kita bisa mendaftar di semua workshop yang tersedia, tentunya kita musti sesuaikan dengan jadwal kuliah yang ada. 



berbicara tentang afternoon tea, atau minum teh di sore hari, banyak yang bilang ini sesuatu yang sangat mengInggris sekali. aku jadi ingat beberapa bulan lalu saat masih beraktivitas di gedung graha simatupang, beberapa temanku suka sekali minum teh diantara jam 4-5 sore dan kodenya adalah, "let's have a tea like a sir". kalau baca dari sejarah nih ya, tradisi minum teh tertua yang diketahui adalah dimiliki bangsa China, yaitu sejak milenium ketiga sebelum masehi. tradisi minum teh di Inggris pertama kali diperkenalkan di tahun 1960s oleh King Charles II dan istrinya. namun, baru pada pertengahan abad ke-17, kebiasaan minum teh di sore hari mulai diterima oleh masyarakat setelah dipopulerkan oleh Anna, the seventh Duchess of Bedford. semuanya bermula dari rasa lapar., hmmmm. jadi ceritanya, si Anna ini selalu merasa lapar di sore hari, setelah jam 4 sore, karena di Inggris orang makan malam baru jam 8. jadi karena jeda waktu antara makan siang dan makan malam cukup lama, maka si Anna selalu minta dibuatin teh beserta roti untuk cemilan. karena Anna ini bangsawan dan cukup gaul, maka kebiasannya nyemil di sore hari ditularkannya lah ke teman-temannya. setelah itu jadi kebiasaan banyak orang deh. cerita lebih lengkapnya bisa dilihat disini. 

sconesnya udah aku abisin ;p, yg ini sih kue bolu biasa

kini, afternoon tea biasanya ditemani oleh scones yang dimakan dengan clotted cream dan selai buah ceri/beri. karena aku suka dairy products seperti susu, mentega dan keju, maka clotted cream ini rasanya surga banget! teksturnya lembut dengan warna mengkilat. sekilas mirip mentega tapi rasanya susu banget deh. katanya cara makan scone adalah dengan membelah dua scone sama rata, kemudian sisi dalamnya diolesi dengan clotted cream kemudian di atasnya ditaruh selai. tapi aku lebih suka scone dengan clotted cream saja karena kalau ditambah dengan selai, haduuh manis sekali. yang lucu ada dua versi cara memakan scone; versi Devon dan versi Cornwall yang mana yang benar? ahh kalau itu sih sesuai selera aja kali ye., mau ngemil aja kok repot ;-p

Tuesday, October 2, 2012

Rumah Madu & Sepeda Warisan

penasaran ga sih aku tinggal dimana, tempatnya gimana dll? hahah lagaknya macam artis aja. tapi meski bukan artis, tetap aku akan berbagi cerita =D

sarang kecilku

jadi, setahun ke depan aku tinggal di rumah milik seorang dosen fakultas bisnis di Kent Uni. alamat rumahnya 17 Honeywood Close Canterbury CT1 1XF, Kent, United Kingdom. kalau nyari di Google Earth pasti ketemu deh. karena terletak di jalan Honeywood, maka rumah ini kunamakan Rumah Madu :-)  rumah ini punya 4 kamar tidur; tiga di atas dan satu di bawah. kamarku di atas dan berukuran paling kecil.. semua bagian dalam rumah kecuali dapur, dilapisi karpet. karpetnya baru diganti jadi masih terasa sangat empuk dan hangat. ini adalah internasional house karena kebetulan keempat orang yang tinggal di rumah ini berasal dari negara yang berbeda; aku dari Indonesia, Grace dari Inggris, Verena dari Jerman dan Dominic dari Italia. Diantara keempat ini, tiga orang mahasiswa; satu mahasiswa tingkat S2 yaitu aku di Uni Kent dan dua mahasiswa tingkat S1 yaitu Grace dan Verena di Canterbury Christchurch University dan sisanya adalah Dominico yang kerja di restoran Italia di pusat kota. kalau disini tinggal serumah campur perempuan laki sih udah lazim. sebenarnya di Indonesia juga bukan hal baru sih, kost-kostan campur udah banyak, terutama di Jakarta.

njemur di halaman belakang

rumah madu tidak terlalu besar tapi cukup untuk hidup yang nyaman. wc ada dua, kamar mandinya ada satu yang gabung dengan wc di atas. ada dapur yang lega lengkap dengan peralatan makan minum dan masak, ada kulkas yang gede, ada ruang makan, dan ada halaman belakang kira2 ukurannya 10x15 meter, cukup lah bwat acara bakar2 jagung atau ayam di kala musim panas ;-) selain itu ada gudang tempat aku nyimpan sepeda. disini kalau nyepeda ongkosnya agak mahal, mana ga ada bengkel seperti di Jogja.., duh aku rindu pada bengkel sepeda langgananku yang depan McD...
ongkosnya mahal karena musti ada lampu depan belakang trus kalau bisa kita pakai very visible clothes., itu lho rompi macam yang dipakai pekerja di pabrik warna hijau atau oranye mentereng. trus musti ada kunci juga., jadi kalau pergi kemana gitu bisa diamankan di tempat sepeda atau di tiang, tiang apa aja yang tersedia. nah, karena sepeda ini ga ada keranjang, mau aku pasangi keranjang., ehh jebule mahal banget, soalnya ga bisa dipasang di depan, musti di belakang, sementara kalo di belakang musti dipasangi boncengan dulu. boncengannya aja mahal, ga ada yang di bawah 10 Pounds, belum lagi keranjangnya..,dan belum lagi biaya masangnya ya terpaksa klo ngepit tasnya diangkut di bahu meski berat...beli keranjangnya nanti2 aja. sepedanya warisan dari mas Lukman, yang juga dapat warisan dari mahasiswa Indonesia sebelumnya. si sepeda belum aku kasih nama.., belum nemu yang pas, mungkin karena tidak setiap hari aku pakai jadi hubungan kami belum dekat., sehingga belum tercipta chemistry, ahahahaha..

pesan dari petugas pengangkut sampah

baik, kembali ke Rumah Madu. rumah ini tidak dilengkapi telepon rumah. tapi ya di zaman handphone ada di setiap genggaman tangan manusia, telpon rumah udah ga banyak dimiliki deh. gantinya internet dong yang aktif 24/7 sepanjang hari sepanjang tahun dan kami masing2 bayar iuran 5 Pounds tiap bulan. yup, internet memang murah disini dan kenceng! bulan pertama disini aku langsung download The Simpsons!., (upss ketaun deh malah nonton Homer dkk bukannya belajar =P). seperti rumah di belahan bumi utara pada umumnya, rumah ini dilengkapi dengan heater atau penghangat di kala suhu sudah dingin. setiap kali keluar rumah musti ingat untuk bawa kunci soalnya begitu pintu rumah ditutup dari luar maka otomatis terkunci. ga sama seperti di Indonesia yang bisa pinjam obeng di tetangga bwat nyongkel lubang kunci, disini klo terkunci gitu musti dikerjakan sama tukang khusus dan ongkosnya aje gile... ada temannya temanku yang pernah terkunci dari luar dan harus buka paksa pintu setelah itu bayar 180 Pounds atau hampir 3 juta rupiah! edyaaan. jadi, jangan sampai lupa bawa kunci rumah dan handphone. kalau kebetulan terkunci, bisa telpon teman rumah atau yang punya rumah supaya dibukain pintu. 

dua surat pertama

disini rumah-rumah semuanya pintunya tertutup, ga sama macam di Indonesia yang masih membuka pintunya depan ataupun samping/belakang jadi bisa menyapa tetangga yang lewat atau sekedar berbagi berita. jadi satu sama lain pasti saling kenal. disini? udah sebulan juga belum pernah tuh aku ngeliat tetanggaku siapa aja. masing-masing asik dengan dunianya sendiri. aku jadi kangen rumah, kangen denger suara ibu-ibu yang asik cerita sambil belanja di gerobak sayur-mayur..


Sunday, September 30, 2012

Trip to Leeds Castle

Leeds Castle in grey

Ada yang bilang 'cara terbaik menghabiskan waktu di akhir minggu adalah dengan jalan-jalan ke tempat yang indah dan gratis' yesss, sudah pasti aku setuju 100% hihihi. Bagian dari welcome package Universitas Kent untuk mahasiswa internasional selain welcome meeting dan welcome dinner adalah saturday trip to Leeds Castle. Inggris memang terkenal dengan kastilnya, namanya aja United Kingdom, pastinya banyak dong bangunan indah, megah dan gueede tempat tinggal para bangsawan. Leeds Castle adalah satu diantaranya. Jaraknya hanya satu jam naik mobil dari kota Canterbury, jadi sayang banget lah kalau sedang di Kent atau seputaran London tapi tidak mengunjungi kastil ini, terlebih Leeds Castle ini katanya dijuluki "The Loveliest Castle in the World". Benarkah begitu? mari kita tengok bersama.

Walau ngantri tetap gaya ya - Kamar mandi ratu

Ok, namanya memang Leeds Castle, tapi kastil ini adanya di County of Kent, bukan di kota Leeds yang terkenal dengan klub bolanya ya. Kastil ini tepatnya berada di Maidstone, Kent ME17 1 PL atau kalau dari kota Canterbury berjarak satu jam berjalan dengan mobil atau bus. Kastil ini pertama kali di bangun tahun 1276 dan selama beberapa abad menjadi salah satu kediaman bagi keluarga kerajaan Inggris sebelum kemudian dijual ke umum dan menjadi milik pribadi Lady Baillie. Waah Lady Baillie pasti kaya kaya sangat hingga mampu membeli kastil segede ini. Tidak cukup dengan kastil megah dan halaman yang super luas, Lady Baillie memperkerjakan setidaknya dua ahli design seni interior untuk mempercantik Leeds Castle. Menjelang akhir hidupnya, Lady Baillie menyerahkan kastilnya untuk dikelola oleh Leeds Castle Foundation agar dapat dinikmati oleh khalayak umum.

Begitu hujan reda langsung mejeng ;p



Bunga mawar dan para bebek di taman


Yang menarik dari kastil ini menurutku adalah fakta kastil ini pernah menjadi tempat menginap King Henry VIII dan istri pertamanya Lady Catherine of Aragorn, yang lantas mengingatkanku pada salah satu film favoritku yaitu The Other Boleyn Girl. Despite the average rating dan komentar bahwa film ini mengandung informasi sejarah yang kurang akurat, aku tetap suka plot certanya yang intense on familiy ambition and intrigues, ditambah aktor dan aktris yang cakep-cakep :-)

Awetan "The Bird of Paradise"

Hal lain yang menarik adalah satwa khususnya burung banyak sekali menjadi bagian dari dekorasi interior kastil. Bahkan ada satu kamar tidur yang disetiap sudut dindingnya ada patung barung. Aku juga menemukan awetan burung Cendrawasih di salah satu dinding kastil., hmm burung Cendrawasih itu pasti dapatnya dari Papua...

Kalung-kalung anjing bangsawan

Sayangnya hujan di hari itu tidak pernah berhenti mengguyur, walhasil jalan-jalannya tidak puas karena mau foto2 warnanya gelap, mau jalan-jalan di taman dinginnya minta ampun, ya sudahlah pasrah di dalam kastil, abis tu ke kantin dan mampir bentar ke museum kalung anjing. Ajib memang, kalung anjing aja dibuatin museumnya.



Saturday, September 29, 2012

19 September: bertemu dosen pembimbing

Agenda hari ini adalah bertemu dosen pembimbing jurusan atau programme convenor. Ada 8 orang mahasiswa, termasuk aku, yang mengambil jurusan Conservation and Rural Development. uniknya, ke-8 orang ini berasal dari negara yang berbeda-beda; Macksod dari Bangladesh, Chuvika dari Guyana, Trishant dari India, Cristina dari Columbia,  Kate dari Ireland, dari Indonesia aku sendiri, dan ada dua orang lagi tapi sampai sekarang orangnya belum datang ke Kent. kalau dosen pembimbingnya sendiri orang Inggris, namanya Dr. Helen Newing.

Disini, asal udah kenal, manggil dosen ga perlu pake pak/bu atau Dr/Prof, cukup panggil nama depan. kecuali kalau kita lagi nyari dosen yang bersangkutan dan nanya ke orang, biasanya gelar kita sebut sebelum namanya, misalnya Dr. Helen Newing atau Prof. Stuart. tapi kalau tetap mau sopan ya panggil aja semua dosen dengan gelarnya. 

ketemu dengan dosen pembimbing ngobrol apa aja? tidak terbatas, apa aja yg kita tanyakan. tapi umumnya sih kita ditanya tentang ketertarikan di bidang atau isu apa, pengalaman kerja sebelumnya, dan kira2 proyek utk disertasi nantinya apa? kalau belum ada tahu mau ngapain ya bilang aja belum tahu. tenang, ga bakal dihukum kok kalau ga tahu, heheh. kemudian dosen akan ngejelasin gambaran umum dari jurusan kita termasuk mata kuliah yang wajib, direkomendasikan dan pilihan. untuk mata kuliah pilihan, kita boleh ngambil dari jurusan lain bahkan dari fakultas lain. misalnya, aku kan di fakultas anthropology and conservation, nah bisa ngambil mata kuliah di jurusan anthropology, atau bisa juga ngambil mata kuliah di fakultas hukum atau fakultas bisnis, selama kita memenuhi prasyarat mata kuliah yg bersangkutan dan jadwalnya tidak bentrok dengan mata kuliah wajib. 

beberapa buku bacaan untuk mata kuliah social perspective dan metode riset sosial


selesai ngobrol tentang mata kuliah, baru deh diliatin beberapa buku yang wajib kita baca. yah, sekolah, apalagi level pascasarjana, tuntutan membaca meningkat drastis. disini ga ada yang namanya buku inti atau handout dari dosen, seperti waktu kuliah S1 dulu, jadi musti cepat2 dapat daftar bacaan dan segera ngacir ke perpustakaan buat minjam sebelum keduluan orang lain.

baru ngeliat daftar bacaan untuk satu mata kuliah udah sukses bikin aku pusing, hahahaha. ya sudah setelah itu langsung pulang aja ke rumah, menikmati pemandangan kota Canterbury di sore yang cerah dari balik jendela bus tingkat dua. begitu nyampe rumah, ketemu makanan, daftar bacaan yang panjang itu langsung lupa dan pusing yang tadinya melanda trus hilang =P

area westgate tower - my late lunch



Friday, September 28, 2012

18 September: Welcome Meeting & Basecamp

Hari berikutnya, yaitu hari selasa, induction khusus untuk semua mahasiswa internasional dimulai dengan welcome meeting. pesertanya gabungan semua level studi, undergraduate, PGDip, master dan PhD. woww...banyak banyak banget mahasiswa yang belajar disini, dan ini baru dari luar Inggris. di kampus Canterbury aja berdasarkan data tahun 2011 ada hampir 16ribu mahasiswa, tepatnya 15,885. jumlah ini belum termasuk mahasiswa yang berada di kampus Medway, di Brussel maupun di Paris. lho kok ada di Brussel dan Paris segala? aha belum tahu pasti kalau University of Kent memang punya dua kampus di luar Inggris, makanya univ ini jargonnya The UK's European University. 

Kembali ke welcome meeting, emang isinya apaan ya? welcome meeting ini yang jelas adalah ucapan selamat datang kepada semua mahasiswa internasional di uni of kent, di Inggris bersuhu dingin, berlaku terutama bagi mahasiswa dari negara tropis dan pemaparan tentang kehidupan di Kent atau di kota Canterbury secara umum. salah satu contoh yang diberikan adalah etika saat memesan makanan atau minuman. setiap kali memesan sesuatu, jangan lupa untuk mengakhirinya dengan kata "please". misalnya, "can I have a glass of orange juice, please?" trus setelah pesanan kita diberikan, musti langsung bayar, jadi ga ada istilah bayar di belakang klo dah mo pulang. tapi kalau makan di restoran mungkin bayarnya tetap di akhir kali ya.

ga nyangka si moe dari the simpsons nyampe Kent juga :p

Selesai welcome meeting, aku pulang bersama haqi dan greg. oh ya, pada nanya ga sih kok jalannya sama anak2 Indonesia aja? ya mumpung kuliah belum mulai jd masih blum sibuk sendiri2, trus beberapa hal juga seperti buka rekening bank enakan kalo bareng dan hey jumlah mahasiswa Indonesia disini tuh termasuk dikit dibanding di kota lain di Inggris seperti Manchester, Edinburgh dan London. kalo di Canterbury paling banyak tuh kayaknya sekitar 12-15 orang, masih kalah sama negeri tetangga, Malaysia, apalagi sama China., duuh jauh, mereka ada dimana-mana disetiap arah mata memandang. 

Greg dan haqi tinggal di akomodasi kampus, sedangkan aku di luar kampus. kenapa memilih di luar kampus? emm... kalo tinggal di kampus tuh rasanya gimana ya.., dunia rasanya di seputar kampus aja. lagipula akomodasi kampus agak lebih mahal dibanding di luar kampus. aku beruntung banget dapat kos di daerah yang strategis, hanya 10 menit jalan kaki ke pusat kota Canterbury dan 30 menit kalo mau jalan kaki ke kampus. terima kasih terutama kepada mas Lukman yang sebagai penghuni sebelumnya mengabari tentang rumah ini dan merekomendasikan aku ke pemilik rumah jadi beberapa bulan sebelum berangkat aku udah dapat tempat tinggal jadi ga rempong lagi. kalo kata bart simpson nih, "no fuss no muss" :-) 

oh ya, tahu mas lukman itu dari grup mahasiswa Indonesia di Canterbury di facebook. nemu rumah ini panjang juga jalannya. awalnya aku masuk ke forum yang ada di web PPI United Kingdom http://ppiuk.org/ setelah mendaftar, lalu aku kirim pesan, nanya info tentang mahasiswa di Canterbury. website ini sepertinya hanya aktif untuk kirim berita, sedangkan forumnya sendiri dalam kondisi mati suri., pertanyaanku ga ada yang jawab., huaaa *mewek. di websitenya dikasih link facebook untuk ppi canterbury, tapi ketika diklik malah ke grup ppi canterbury di New Zealand! nah di website juga ada link 'Pesan Abang', yaitu web tulisan-tulisan mahasiswa Indonesia yang belajar di Inggris Raya. jadi aku klik link itu. dari blog Pesan Abang, ada link twitter PPIUK, jadi aku klik link twitter itu dan kemudian mengikuti akun twitter ppiuk. di twitter itulah aku tanya grup fb ppi canterbury. tapi waktu itu dikasihnya hanya grup fb untuk ppiuk. ya udah aku cek ke sana. yaah ternyata itu page ppiuk doang, bukan grup. nanya lagi dong alamat fb grupnya. setelah itu baru deh aku daftar masuk grup itu. setelah diterima, lalu dari ribuan anggota grup, aku cari deh anggota yang di profilnya ada tulisan Canterbury atau University of Kent. ternyata....mata sampai sepet mantengin monitor laptop! jarang banget ada mahasiswa yang di Canterbury atau di Kent dibandingkan dengan universitas2 lain di Inggris. jari telunjuk juga sampai pegel bwat klik 'next page'. tapi kalau kita berusaha pasti ada hasilnya, cieee.. waktu itu aku dapat 4 orang: Hanna, Stephanus, Agoes dan Gianeddo. Keempat2nya aku kirimin pesan, dan 2 orang ternyata udah ga di Canterbury. dari bli Agoes aku dikenalin ke mas Lukman sebelum akhirnya aku resmi gabung di grup PPI Canterbury. fiuhh... *lap keringat di jidat.

basecamp 17 Honeywood Close - haqi dan greg belajar make mesin cuci

Haqi dan greg ikut pulang sama aku karena greg mo numpang nyuci di rumah. mumpung belum ada penghuni lain selain aku dan mas Lukman. mas Lukman sendiri bakalan cao kembali ke tanah akhir hari sabtu tanggal 22 september. sama Greg dan haqi rumah ini didaulat menjadi basecamp mahasiswa Indonesia; tempat ngumpul, tempat makan, tempat ngobrol. alamat rumahnya 17 Honeywood Close, Canterbury CT1 1XF Kent, United Kingdom. kalau ada yg kebetulan sedang di Canterbury, silakan mampir ya :-)


Wednesday, September 26, 2012

17 September: Induction, Natwest, Templeman

senin pertama di Canterbury, yeiiii. tapi belum mulai kuliah, yeiiiii lagi! hihi. selama seminggu ke depan adalah masa orientasi. kalau disini namanya Induction, kalau di Indonesia ya Ospek. masing-masing fakultas dan program studi punya jadwal orientasi masing2. Induction ini mencakup ketemu dosen pembimbing atau koordinator program studi, pengenalan perpustakaan, penggunaan moodle dan student data system atau student portal, daftar medical center, buka rekening bank, daftar sport center (kalau bermintat), trus ada pameran klub2 olahraga dan komunitas. khusus untuk mahasiswa internasional alias semua yang bukan dari Inggris, ada beberapa sesi khusus untuk mahasiswa internasional seperti welcome meeting, welcome dinner, morning coffee atau high tea daaan di akhir minggu ada kunjungan ke Leeds Castle, yuhuuu. mungkin karena mahasiswa internasional bayarnya lebih mahal dibanding mahasiswa lokal makanya ada event2 khusus ;-)

hari ini tidak ada agenda dari kampus namun aku, greg dan dua mahasiswa Indonesia lainnya haqi dan adi tetap ngampus untuk membuka rekening di bank lokal yang namanya NatWest, kependekan dari National Westminster. sama seperti bank Mandiri di UGM,  Natwest ini juga punya kantor kas di dalam kampus. Tapi antrinya...........    ular naga panjangnya bukan kepalang. tahun ajaran baru sih jadi mahasiswa yang baru datang pada daftar buka rekening deh. sebenarnya ada satu bank lagi yang persis ada di sebelah Natwest, namanya Santander, kayaknya sih sponsornya tim Mclaren F1 soalnya ada gambar Jenson Button disitu. Tapi itu bank kagak ada peminatnya meski sudah ada dua mbak2 cantik yang standby di depan, kenapa ya?. selidik punya selidik ternyata Santander ini ada admin fee-nya., ya sama deh dengan mayoritas bank di tanah air. sedangkan NatWest kagak ada admin fee sama sekali, ya tentu menang lah. mahasiswa kan selalu nyari yang ga pake bayar =D.

pamer laptop perpus

karena malas ngantri (blum apa2 udah malas aja, wkwkwk) akhirnya kami berempat ke perpustakaan. untuk kampus Uni Kent yang di Canterbury, nama perpusnya Templeman. Gedung perpusnya besar dan 4 lantai., wohooo. salah satu alasan kenapa banyak orang memilih kuliah di luar seperti di Eropa maupun di Amerika Serikat ya karena dimanjakan oleh fasilitas dan sumber referensi yang begitu banyak. Dalam kompleks kampus, di setiap sudut, pokoknya masih dalam komplek kampus deh, internet selalu bisa diakses, 24/7. yang penting sebelum registrasi ulang udah claim akun IT dan setting laptop/tablet/hp udah disesuaikan dengan jaringan internet kampus. bagaimana kalau gak punya gadget terkini atau malas bawa laptop karena berat? jangan ragu dan bimbang karena perpustakaan menyediakan banyak komputer dan laptop yang bisa kita pakai langsung. asal jangan coba2 bawa pulang laptopnya yah meski bentuknya kecil dan pas untuk dimasukan ke tas. pintu keluar perpus udah dipasangin detektor. satu kali percobaan mungkin masih bisa ngeles ga sengaja kebawa, setelah itu siap2 deh nginep di kantor polisi.


Monday, September 24, 2012

14 September: Menuju Inggris Raya

persiapan seminggu baru terasa kurang setelah hari keberangkatan ada di depan mata. yaah sebenarnya tidak kurang2 amat sih, toh barang bawaan juga tidak boleh lebih dari 35kg sesuai jatah yang diberikan. yang kusesali mungkin karena tidak sempat ketemu dengan teman-teman sma dan smp.

aku membawa dua koper ukuran sedang. satu koper isinya pakaian sedangkan koper satunya berisi sepatu, obat2an, bumbu2 masak dan beberapa barang lain yang printil-printil nan banyak. tidak ada timbangan di rumah tapi dengan hati2 aku pertimbangkan barang yang akan ku bawa supaya tidak kelebihan berat karena bayarnya pasti mahal mengingat ini keberangkatan internasional.

hari ini juga adalah hari ulang tahun ayah. aku tidak tahu apakah berangkat pada hari ini adalah waktu yang tepat. mungkin malah bikin tambah sedih? tapi sepertinya ga ngaruh karena yang namanya hari ulang tahun tidak pernah menjadi hari yang 'wah' di keluargaku. tetap merupakan hari spesial tapi tidak kemudian menjadi tradisi untuk melakukan perayaan. kalaupun ada perayaan, paling maksimal hanya makan-makan di rumah. mom biasanya akan memasak makanan favorit yang berulang tahun. tidak ada hadiah-hadiahan, hanya ucapan selamat dan doa. sederhana kan?

just the 3 of us - dengan ayah dan mom di bandara

yang membuat aku nervous bukan ke inggrisnya melainkan kuliahnya. aku sama sekali tidak ada persiapan! huah bagaimana nanti kalau ada tugas? kalau ada materi kuliah yang tidak aku pahami? bagaimana menghadapi dosen? bagaimana menghadapi perkuliahan, seminar dan praktikum? ooh 4 tahun yang lalu di yogya terasa seabad lamanya.. aku seperti anak umur 18 tahun yang baru akan mulai kuliah s1..

2 hari sebelum berangkat aku coba maksimalkan waktu dengan mom dan ayah. sayangnya ayah tidak dalam kondisi 100% fit. beliau flu di hari 3 aku dirumah dan belum sembuh betul ketika mengantarku ke bandara. 2 hari sebelum berangkat aku juga dalam kondisi moneyless, tak ada piti, hahaha. kembali menjadi parasit lajang bagi mom. sebagian isi koper putih dibeliin oleh mom.

koper hitam 90% diisi oleh pakaian pesanan mom: kebaya dua pasang, baju batik 3, jaket kulit dua, celana kain 2; baju india tiga potong. kata mom: "kamu akan kuliah s2, bukan s1 lagi jadi yang rapi dan bagus dikit bajunya" dan aku pun hanya bisa menjawab dengan tertawa. okay mom, you're the boss, hehe.

dari maskapai Qatar, aku mendapat jatah bagasi 35kg. tapi karena berangkat dari makassar maka naik Garuda dengan jatah bagasi 20kg. perkiraan berat bagasi ternyata benar, kedua koperku total beratnya 35kg! yuhuu. tapi karena awalnya naik garuda aku sudah siap2 untuk bayar. saat check in dengan sigap aku tunjukkan surat sekolah dari Uni of Kent dan alhamdulillah tidak bayar kelebihan yang 15kg! ahh, kalaupun disuruh bayar pasti aku nego terus dengan kata "mahasiswa nih...." hehe

saat transit di jakarta, aku sempatkan untuk menelpon keluarga dan anggota timku. hmm.. saying "sampai jumpa lagi" memang tidak pernah mudah ya..

Bandara Doha - toilet perempuan dan di bandara pun jual mobil!


dengan Qatar, maskapai yang disebut sebagai satu diantara maskapai terbaik di dunia, perlu sekitar 7 jam untuk tiba di Doha, transit sebelum lanjut ke London. boleh saja Qatar maskapai terbaik, tapi aku keburu kelaparan saat sudah di dalam pesawat, sementara refreshment dan makanan baru datang setelah 1 jam mengudara, duuh sungguh tega. kalau seperti ini sih tetap belum ada yg ngalahin maskapai asia lah macam Singapore, Thai, atapun China airline, dan tentu saja Garuda Indonesia dong yang mengratiskan 15kg untukku, hihi.

ini adalah penerbangan panjang pertamaku semenjak penerbangan terakhir ke Seattle tahun 2006 lalu. well, waktu ke New Delhi tahun 2010 juga lumayan lama sih tapi tetap masih kurang dari 10 jam.

hmm.. akhirnya kembali ke kampus, memulai 'petulangan' baru kembali